TUGAS 1: Pengertian Sistem Informasi Psikologi

Nama Anggota          :

·     Ambarini Wulandari W                       10515615
·     Nadriyantasya Aprillia                        14515931
·     Okti Caesar Mustika Rahayu              17515501
·     Pinkanashya Annisa Putri                   15515748


PENGERTIAN SISTEM

            Sistem berasal dari bahas latin (systema) dan bahasa yunani (sustema) yang diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi. 
Menurut Jogiyanto (1999), suatu sistem dapat di definisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.
            Sedangkan Menurut Eriyanto (2004), sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian – bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam lingkungan kompleks.
            Berdasarkan definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa system adalah suatu elemen – elemen yang berkaitan satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan.

PENGERTIAN INFORMASI

            Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan – keputusan yang sekarang atau keputusan – keputusan yang akan datang.
             Menurut Anton M. Moeliono, informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga sebagai keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau kesimpulan.
            Sedangkan Menurut Kenneth C. Laudon, informasi adalah data yang sudah di bentuk dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
            Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan data yang telah didapatkan, diolah atau diproses, atau sebaliknya menjadi suatu bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.

PENGERTIAN PSIKOLOGI

            Menurut Branca (1964), psikologi merupakan ilmu pegetahuan tentang perilaku manusia.
            Menurut Plotnik (2005), psikologi adalah studi yang sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental.
            Sedangkan menurut Wundt (1981), psikologi adalah keadaan jiwa yang di refleksikan dalam kesadaran manusia. Unsur kesadaran merupakan hal yang di pelajari dalam psikologi.
            Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah studi atau ilmu pengetahuan yang sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia secara sadar.

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

            Sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang terdiri dari rangkaian subsistem yang menghasilkan informasi dan bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia pembuat keputusan  merasa dan menggunakan informasi formal.
   Menurut kami sistem informasi psicologi adalah suatu bidang atau ilmu yang mempelajari tentang psikologi yang berkaitan dengan teknologi penggunaan komputer dan pengaplikasiannya untuk mendapatkan informasi dalam bidang psikologi.




DAFTAR PUSTAKA

Basuki, H. A. M. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma
Chaplin, JP. (2002). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Rajawali Pers
Gaol, C. J. (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta: Grasindo
Hutahaean, J. (2015). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish
Ladjamudin, Bin Al-Bahra. (2005). Analisis dan desain sistem informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Psikoterapi Online

Psikoterapi adalah usaha penyembuhan untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku. Psikoterapi (Psychotherapy) berasal dari dua kata, yaitu "Psyche" yang artinya jiwa, pikiran atau mental dan "Therapy" yang artinya penyembuhan, pengobatan atau perawatan.

Seiring dengan canggihnya teknologi saat ini, semua kebutuhan informasi bisa sangat mudah di temukan melalui akses internet. Banyak sekali kegiatan yang berupa online sekarang ini, termasuk psikoterapi pun bisa diakses melalui internet.


Saya mencoba mencari situs yang menyediakan jasa psikoterapi online, bisa dikatakan cukup sulit untuk menemukannya, namun dengan waktu berjam-jam terbuang saya akhirnya menemukan situs yang menawarkan psikoterapi secara online. Situs tersebut adalah butuhpsikolog.com .



tampilan awal butuhpsikolog

Situs ini sifatnya adalah sharing antar pengguna, namun penggunanya tidak bernama alias anonim. Dalam situs ini kamu bisa menyatakan masalah yang dihadapi tanpa biaya dan juga kamu bisa mendapatkan umpan balik dari pengguna lainnya seperti tips dan saran atas masalah kamu dan siapa tau yang memberi saran adalah orang yang pernah mengalami masalah kamu. Di situs ini kamu juga bisa memberikan feedback kepada permasalahan orang lain

berbagai permasalahan yang di bagikan


salah satu masalah yang dikomentari pengguna anonim lain

Jika kita ingin membagikan permasalahan kita pun bisa juga, pertama kita diminta untuk mengisi data formulir yang isinya adalah ringkasan masalah dan cerita masalah kita. kemudian setelah itu memilih kategori masalah yang telah disediakan, lalu mengisi kotak captcha dan terakhir tinggal klik "menyerahkan"

Formulir untuk membagikan masalah





Evaluasi

Menurut saya dengan situs butuhpsikolog.com ini kurang membantu permasalahan orang-orang, karena tidak ada kontak dengan psikolognya langsung dan sifat dari situs ini adalah just sharing, yang mana kebanyakan hanya pendapat-pendapat awam dan pendapat yang didapatkan dari pengalaman sendiri, sedangkan setiap orang berbeda-beda kepribadiannya dalam menanggapi masalah, belum tentu apa yang disarankan pengguna lain bisa berjalan mulus untuk menghadapi suatu permasalahan.

Lebih baik mendatangi psikolog secara langsung untuk menangani permasalahan yang dihadapi, karena dengan begitu psikolog dapat menggali lebih dalam apa sebenarnya yang terjadi dan langkah apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah kita.

Berikut kekurangan dan kelebihan dari situs psikoterapi online

Kelebihan:
1. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
2. Menghemat waktu
3. Biaya yang dikeluarkan tidak banyak, hanya modal internet

Kekurangan:
1. Hasilnya kurang bahkan tidak valid
2. Tidak dapat kontak langsung dengan terapis
3. Banyak masukan yang berbeda-beda sehingga akan kebingungan yang mana yang harus dilakukan
4. Tidak dapat mendiagnosa klien secara menyeluruh

Test Psikologi Online

Untuk memenuhi tugas softskill saya, saya di minta untuk mencari Test Psikologi berbasis online, kemudian saya menemukan salah satu situs yang menawarkan test psikologi dan menurut saya test tersebut tidak sulit untuk dijalani. situs web tersebut adalah ipersonic.net . Berikut tampilan utama dari web tersebut

halaman utama ipersonic.net
Dari foto diatas, terlihat jelas bahwa pengembang dari situs ipersonic adalah seorang psikolog terkenal sekaligus penulis buku. Ialah Felicitas Heyne, anggota afiliasi internasional American Psychological Association (APA).

Untuk menjalankan tes di situs ini cukup mudah, dengan mengklik tulisan "Mulai tes gratis" yang berwarna merah. kemudian halaman akan berganti tampilan dengan 4 langkah test

tampilan test psikologi online ipersonic

Pada halaman seperti gambar diatas, kita diminta untuk memilih salah satu dari dua pernyataan yang sekiranya sama dengan diri kita sendiri, jika salah satunya berlaku bagi diri kita, klik tombol merah bertuliskan "hal ini berlaku bagi saya". Jika semua langkah test selesai dikerjakan maka keluarlah hasilnya yang menunjukkan bagaimana kepribadian kita menurut situs tersebut

Hasil nya seperti ini

Ketika hasilnya sudah muncul, kita bisa mengetahui kepribadian diri kita sendiri dari langkah test yang telah dipilih tadi. Punya saya adalah tipe Realis Terpercaya, dari penjelasan tipe realis terpercaya, sebagian besar memang saya rasakan ada di diri saya sendiri, namun tidak luput ini adalah semacam perkiraan dari berbagai teori, sehingga ada beberapa juga yang saya rasa tidak ada dalam diri saya.

Segi positif dari situs ini menurut saya bisa membantu orang-orang yang ingin tahu kepribadian mereka, seperti saya misalnya, jadi bisa mengetahui dan mengerti apa yang ada di dalam diri saya, dan juga bisa memperbaiki kepribadian saya yang sekiranya belum baik untuk kehidupan saya dan orang-orang disekitar saya.

Untuk segi negatifnya, karena situs ini berbasis online yang mana bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja, saat memilih di halaman langkah test bisa saja orang memilih pilihan yang dianggapnya baik padahal tidak sesuai dengan diri mereka. Lalu jika mereka sudah mengetahui hasilnya dan tidak puas dengan hasil kepribadian yang muncul bisa saja dia mengulang sampai mendapatkan hasil yang ia inginkan. Hal ini tentu saja tidak benar dalam pengerjaan test kepribadian.

Interpersonal 1

A. Sejarah Komunitas Online
Seperti yang kita ketahui  jaringan komputer yang mendunia yang disebut Internet, berkembang begitu sangat cepat. Internet memfasilitasi interaksi online yang cukup besar.Interaksi ini membentuk suatu komunitas yang disebut komunitas online. Komunitas ini memiliki berbagai kepentingan dari kelompok-kelompok kecil yang terlibat dalam diskusi dengan topik tertentu, sampai jaringan pemasaran barang dan informasi. Media ini juga bisa digunakan untuk agenda kepentingan politik, sarana komunikasi keluarga dan etnis, penjualan barang konsumsi, sampai kepentingan perusahaan multinasional.
Perkembangan komunitas online:
1. Tahun 1997 Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun 1995 terdapat situs Classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, Sixdegree.com di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding Classmates.com.

2. Tahun 1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial.

3. Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Mulanya Kaskus yang dikembangkan oleh Andrew, Ronald, dan Budi ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mereka. Konsep awal Kaskus sebenarnya adalah situs yang mampu mengentaskan dahaga mahasiswa Indonesia di luar negeri akan kampung halaman melalui berita-berita Indonesia.Situs www.kaskus.us pada saat ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia. Anggotanya, yang pada saat ini berjumlah lebih dari 2.000.000 member, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

4. Tahun 2002 Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal akibat ledakan para penggunanya.

5. Tahun 2003 Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang.

6. Tahun 2003 Berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya, sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly.

7. Tahun 2004 Lahirnya Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak.

8. Tahun 2006 Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.

9. Tahun 2011 Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.

Dalam sosiologi dan psikologi serta dalam genre populer lebih, ruang virtual memungkinkan untuk konstruksi identitas. Dalam interaksi online, sebagai tempat yang dinegoisasikan , direproduksi, dan diindeks, yang bias tidak sesuai dengan konteks offline. Sifat dari interaksi “kelompok online dapat secara signifikan berbeda untuk komunitas offline mereka “(Morton 2001, hal 4) Dalam antropologi, beberapa peneliti telah mencoba melihat fenomena online dalam konteks yang lebih luas, termasuk aspek kekuasaan dan hierarki sosial.
Mereka menghubungkan dengan keadilan, masalah sosial, akibat dan dampak, perbedaan kesempatan dalam akses kepada teknologi informasi, termasuk internet. Fenomena internet menarik untuk mengajukan pertanyaan bahwa, apakah metode penelitian etnografi bisa menggunakan tehnologi baru, termasuk penelitian online, wawancara online, dan bagaimana dengan privasi.

B. Polarisasi Dalam Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, pendapat, dan pandangan dunia terhadap suatu hal. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi.
Berdasarkan perbedaan status, keadaan, kepribadian, dan kebiasaan para pengguna internet umumnya akan terbentuk kelompok-kelompok atau forum-forum yang memiliki tujuan masing-masing. Pengelompokan di internet juga dapat berasal dari fasilitas internet yang beragam seperti beragamnya layanan yang disediakan internet seperti fasilitas jejaring sosial, fasilitas streaming, fasilitas berbagi informasi, fasilitas unggah dan unduh, fasilitas jual beli, fasilitas cloud software, dan sebagainya. Hal tersebut dapat kita katakan sebagai sebuah polarisasi internet, yang daripadanya akan terbentuk kelompok-kelompok pengguna
Maka disadari atau tidak anda sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian dari salah satu kelompok pengguna salah satu fasilitas jejaring sosial diatas. Karena tanpa disadari anda akan mengatakan hal seperti “Hai kamu sudah mendapatkan materi yang aku share di facebook” atau “Periksa tweet saya ya, mungkin kamu akan terkejut” dan anda akan mengatakan hal yang demikian hanya dengan orang yang memiliki akun di jejaring sosial yang sama karena tidak mungkin anda menyuruh orang yang hanya memiliki akun facebook untuk menanggapi tweet anda maupun sebaliknya terkecuali telah dilakukan proses sinkronisasi daiantara keduanya.

C. Kelompok Unik Dalam Internet

Di dalam dunia internet terdapat banyak sekali kelompok-kelompok atau yang biasa disebut dengan komunitas. Mulai dari kelompok musik, kelompok jual beli barang, kelompok sosial, dsb. Ini sangat bermanfaat bagi si pengguna karena mulai dari dunia maya kita dapat mengenal satu sama lain orang-orang yang mempunyai hobi dan kebiasaan yang sama. Dengan adanya kelompok unik ini melalui internet kita dapat bersosialisasi dengan anggota-anggota lain.
Di atas kita sudah jelaskan apa saja kelompok-kelompok yang ada di dalam internet. Mungkin sudah banyak orang yang mengenal dengan kelompok musik dengan berbagai macam aliran, kalau sudah mendengar kata tersebut maka anggota-anggota yang ikut bergabung dalam kelompok itu akan sangat bangga dan senang karena di dalamnya terdapat berbagai macam hal yang bisa mereka lakukan seperti membuat jadwal berkumpul atau gathering guna saling mengenal dan saling berbagi dalam bermusik Di Indonesia ini sudah beribu-ribu macam kelompok dan mereka bisa saling berinteraksi satu dengan yang lain dengan sesama komunitas. Banyak cara yang kita dapatkan untuk mendapatkan sesuatu yang baru, yang merupakan salah satu dari apa yang kita gemari. Selain menambah teman kelompok unik di dalam internet ini adalah kita bisa menambah wawasan apa yang tadinya belum pernah kita dengar, belum pernah kita pahami dengan adanya kelompok ini wawasan kita menjadi luas dan menambah pengalaman-pengalaman baru yang sangat menarik dan seru.

D. Kelompok Kerja dan Brainstorming

Brainstorming adalah grup kreativitas teknik  di mana sebuah kelompok mencoba untukmenemukan solusi untuk suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide spontandisumbangkan oleh para anggotanya. Brainstorming dikembangkan dan diciptakan oleh AlexOsborn Faickney  pada tahun 1953 melalui buku Terapan Imajinasi.
Dalam buku itu, Osborntidak hanya mengusulkan metode curah pendapat, tetapi juga membentuk aturan yang efektifuntuk hosting sesi brainstorming.Brainstorming telah menjadi teknik kelompok populer dan telah menimbulkan perhatian diakademisi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menguji dalil Osborn bahwa brainstorming lebih efektif daripada individu yang bekerja sendiri dalam menghasilkanide. Beberapa peneliti telah menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut adalah palsu(brainstorming adalah tidak efektif), sementara yang lain menemukan kelemahan dalam penelitian dan menetapkan bahwa hasilnya tidak meyakinkan. Selanjutnya, para peneliti telahmembuat modifikasi atau variasi diusulkan brainstorming dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas brainstorming. Namun, tidak ada bukti empiris yang menunjukkan bahwavariasi lebih efektif daripada teknik asli.Meskipun demikian, brainstorming dapat dari utilitas besar ketika kelompok rekeningtersebut untuk, dan bekerja untuk meminimalkan proses kelompok yang mengurangiefektivitas.
Brainstorming adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide dari setiap anggota tim yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Kesuksesan Brainstorming dapat dilihat dari suasana bebas tanpa kritik untuk menggali ide kreatif atau solusi alternatif tanpa batas. Brainstorming mulai dikenalkan pada tahun 1950-an dan menjadi tidak dipisahkan dari TQM (Total Quality Management), namun tak hanya disitu penerapannya, Brainstorming dapat digunakan di segala bidang.
 Brainstorming dapat memberi inspirasi, memperluas wawasan, merupakan pembelajaran dalam mengambil keputusan, selain itu menciptakan kesetaraan dan melibatkan seluruh anggota tim. namun saat ini Brainstorming juga dapat dilakukan tanpa harus berkumpul dalam satu ruangan, namun juga dapat dilakukan di dunia maya atau telekonferensi dengan jarak ribuan meter.

MODEL-MODEL dari BRAINSTORMING, ANTARA LAIN :
1. Verbal Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok yang dilakukan secara verbal dengan tatap muka dalam sebuah pertemuan langsung.
2. Nominal Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok akan tetapi tidak dilakukan secara langsung artinya ketika bertukar pikiran menggunakan alat bantu seperti kertas atau dengan cara chatting.
3. Electronic Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok yang dilakukan secara elektronik dengan menggunakan alat seperti group support system. 

E Kelompok Kerja Virtual

Kelompok kerja virtual adalah sebuah "ruang kerja" yang berlokasi di dunia internet, di mana seorang individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan untuk melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki "fisik" lokasi usaha. Kelompok kerja virtual merupakan sebuah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam format virtual yang bekerja secara online. Pengaturan operasional dan fungsional suatu Kelompok kerja virtual memungkinkan pemilik bisnis dan karyawan untuk bekerja dari lokasi di manapun dengan menggunakan teknologi komputer seperti PC, laptop, ponsel dan akses internet. Kelompok kerja virtual  menggunakan teknologi komputer guna menghubungkan orang-orang yang terpisah secara fisik guna mencapai sasaran bersama.Teknik tersebut memungkinkan orang saling bekerjasama lewat metode online, kendati mereka dipisahkan yuridiksi negara bahkan benua.
Kelompok kerja virtual dapat melakukan lebih banyak hal ketimbang kelompok kerja lainnya, terutama dalam hal berbagi informasi, pembuatan keputusan, dan perampungan pekerjaan. Mereka terdiri atas para anggota dari organisasi yang sama ataupun hubungan anggota organ dengan para pekerja dari organisasi lain semisal supplier ataupun partner perusahaan.
Munculnya kelompok-kelompok atau komunitas di internet memang bukanlah suatu hal asing lagi bagi kita sekarang ini. Banyak sekali kelompok-kelompok unik tertentu yang menggunakan internet sebagai wadah kelompok kerja mereka, yang kemudian disebut kelompok kerja virtual. Kelompok kerja virtual adalah suatu kelompok yang menggunakan aktivitas virtual untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas tertentu. Ya, sebenarnya internet telah menyediakan berbagai media virtual untuk memudahkan kita dalam bekerja baik itu secara individu maupun kelompok. Apa saja? Dari mulai fasilitas e-mail, chatroom, bahkan media sosial sekalipun bisa dijadikan wadah kelompok kerja virtual, atau kelompok tersebut bisa membuat semacam jaringan sosial tersendiri untuk mereka yang digunakan untuk menuntaskan pekerjaan mereka. Kemampuan bersosialisasi non verbal dan bekerjasama yang tinggi dari para professional membuat mereka mampu membentuk kelompok kerja virtual. Membentuk team saat ada pekerjaan yang harus ditangani dan membubarkan diri ketika pekerjaan tersebut telah selesai.
Team kerja virtual seperti itu hanya bisa dibentuk oleh para professional yang sudah bisa bertindak indenpenden bagi dirinya sendiri. Mereka hanya jadi terikat ketika sedang menangani suatu proyek yang dikerjakan oleh team virtual. hal seperti ini sudah biasa di gunakan dalam dunia hiburan, kerja kelompok dengan jenis seperti ini disebut juga dengan organisasi semu yang dapat bekerja secara profesional.

Berikut adalah beberapa hal penting dalam membangun serta meng-organisasikan sebuah tim kerja kelompok virtual:
1. Driver (mengembangkan gagasan, memberi arah, menemukan hal-hal baru).
2. Planner (menghitung kebutuhan tim, merencanakan strategi kerja, menyusun jadwal).
3. Enabler (ahli memecahkan masalah, mengelola sarana / sumber daya, menyebarkan gagasan melakukan negosiasi).
4. Exec (mau bekerja menghasilkan output, mengkoordinir dan memelihara tim).
5. Controller (membuat catatan, mengaudit dan mengevaluasi kemajuan tim).

Adapun cara mengontrol para pegawai dalam kerja virtual adalah dengan memberikan orientasi bekerja secara tim, sebab berdasarkan observasi seseorang yang bekerja secara tim memiliki tingkat sikap bertanggung jawab yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bekerja secara individu Tujuan
Kelompok kerja virtual timbul sebagai upaya untuk mewujudkan efisiensi kerja yang berujung pada penekanan biaya (cost reduction) yang salah satunya adalah pengurangan penggunaan lingkungan kantor secara fisik. Sebuah kantor virtual dapat memberikan penghematan yang signifikan dan fleksibilitas dibandingkan dengan menyewa ruang kantor tradisional. Kelompok kerja virtual merupakan implementasi dari upaya otomasi perkantoran (office automation) yang bertujuan membantu pemilik atau karyawan perusahaan untuk meningkatkan produktifitas kerja. Keberadaan kantor virtual seorang pemilik atau karyawan persahaan dapat “datang” ke kantor secara cepatyang sebetulnya, kedatangan dan kepergian tersebut berlangsung secara virtual yang tidak secara fisik datang dan hadir di lingkungan kantor.

PTI Dalam Lingkup Intrapersonal 1

Peran sosial individu dalam internet terutama berkaitan dengan prososial serta dampak negatif dalam penggunaan internet.

Definisi perilaku prososial

Perilaku prososial merupakan tindakan bertujuan untuk kepentingan orang lain (Kassin, Fein & Markus, 2011). Lebih lanjut, perilaku prososial merupakan semua jenis tindakan yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain selain diri sendiri, seperti bekerja sama, berbagi, dan menghibur (Batson, dalam Sanderson, 2011). Prososial diartikan sebagai sosial positif, sehingga perilaku prososial merupakan perilaku yang mempunyai akibat atau konsekuensi yang positif bagi orang lain, sehingga ketika seseorang melakukan bantuan terhadap orang lain, prososial memiliki arti sebagai sosial positif atau mempunyai konsekuensi positif (Fetchenhauer, dkk, 2006). Sosial positif ini didasarkan atas nilai-nilai positif yang ada di masyarakat dan biasanya di tuntut untuk dilakukan (Staub, dalam Ma, Li, & Pow, 2011).

Terdapat beberapa faktor yang mendasari seseorang untuk bertindak prososial, yaitu :

a. Self-gain: harapan seseorang untuk memperoleh atau menghindari kehilangan sesuatu, misalnya ingin mendapatkan pengakuan, pujian atau takut dikucilkan.

b. Personal values and norms: adanya nilai-nilai dan norma sosial yang diinternalisasikan oleh individu selama mengalami sosialisasi dan sebagian nilai-nilai serta norma tersebut berkaitan dengan tindakan prososial, seperti berkewajiban menegakkan kebenaran dan keadilan serta adanya norma timbal balik.

c. Empathy: kemampuan seseorang untuk ikut merasakan perasaan atau pengalaman orang lain. 

Dampak Negatif penggunaan internet:

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi memang sudah tidak diragukan lagi. Kecanggihan semakin pesat perkembangannya dan mulai bergerak ke area tanpa batas. Internet merupakan kemajuan teknologi informasi yang berpengaruh besar dalam kehidupan. Namun, dengan canggihnya internet masa kini, tidak luput internet memiliki dampak negatif bagi para penggunanya.

Internet memiliki sisi manfaat dan sisi yang tidak berguna. Bahkan, dampak internet bisa menjadi sangat buruk apabila kita secara tidak sadar telah memasuki zona merah dari internet. Internet diciptakan sebagai media untuk menyebarkan segala bentuk data yang bernilai positif. Namun, internet kini telah beralih fungsi sebagai media penyebarluasan hal-hal yang merugikan. Apa saja dampak negatif dari penggunaan internet? Berikut ulasannya:

1. Pornografi

Tidaklah salah jika internet dikaitkan dengan hal-hal berbau pornografi, baik berupa gambar, video, maupun tulisan. Media internet memberikan peluang bagi seseorang untuk melihat, mengunduh, serta memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi serta role playing untuk orang dewasa pun semakin marak.

2. kecanduan hubungan dalam dunia maya

Hal ini merupakan dampak yang melibatkan seseorang secara berlebihan untuk menjalin hubungan dalam dunia maya. Hubungan melalui internet biasanya berawal dari chat. Melalui chat, seseorang akan merasakan kecocokan sehingga memutuskan untuk menuangkan perhatian berlebih pada rekan chatnya. Bahkan, seseorang bisa melupakan dunia nyata gara-gara kecanduan chat.

3.perjudian (gambling)

Perjudian melalui internet ini dikenal dengan istilah net gaming. Net gaming merupakan sebuah keadaan yang sejenis dengan kecanduan judi. Misalnya, bermain game, berbelanja. Bahkan, melakukan kegiatan jual beli saham lewat internet yang mengganggu pekerjaan serta mengakibatkan kerugian yang menggiring orang bersangkutan pada cengkraman utang.

4.kecanduan komputer

Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa beberapa organisasi mengalami dampak negatif akibat kecanduan games offline, seperti Tetris dan Solitaire yang terkenal pada era 1980-an, yang sudah diinstall dalam perangkat tiap komputer.

5.kekejaman dan kesadisan

Kekompleksan informasi di internet membuat beberapa situs menampilkan segala bentuk kekejaman dan kesadisan untuk menjual situs bersangkutan. Hal-hal bersifat tabu memang menjadi salah satu cara yang bisa menaikkan pamor situs tersebut.

6.penipuan

Tidak hanya dalam media internet, penipuan adalah dampak negatif yang mengintai dalam segala hal. Internet menjadi salah satu sasaran para penipu untuk melancarkan aksinya. Hal yang sebaiknya dilakukan adalah mengabaikan informasi tertentu yang dianggap memiliki unsur penipuan.

7.penculikan

Banyak kasus pelaporan orang tua yang menyatakan bahwa anaknya diculik oleh seseorang yang dikenal melalui jejaring sosial. Ya. Internet memang mampu menghadirkan kerugian yang tidak terduga. Untuk mengantisipasi hal ini, usahakan agar tidak mempercayai seseorang yang dikenal lewat maya. Apalagi, jika mengajak bertemu.

Interaksi Perilaku

orang yang sangat aktif di dunia maya akan membawa pengaruh buruk pada dunia sosial nya seperti menjadi Anti sosial karena terlalu sibuk dengan media sosialnya. kenyataan dan dunia maya nya berbeda. Dan itu bisa menjadi berbahaya bagi kelangsungan hidupnya.

1. Dampak pada perkembangan fisik

Interaksi remaja dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak karena saat ini dalam beraktivitas para remaja sudah banyak menggunakan perantara internet. Hal tersebut menyebabkan perkembangan fisik remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi dari perangkat internet. Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat berkurangnya aktivitas fisik.

2. Dampak pada perkembangan emosi dan sosial

Pada remaja, perkembangan emosi tidak lepas dari interaksinya dengan lingkungan sosial.
Bila lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang “virtual” dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja juga cenderung tidak adekuat
Sehingga individu harus mengembangkan keterampilan sosial dan emosi untuk mengatasinya.   

3. Dampak pada perkembangan inteligensi

Bahwa remaja yang menggunakan internet secara berlebihan akan memiliki kecenderungan untuk mengalami hambatan dalam rentang perhatian, kebutuhan melakukan stimulasi secara segera (tidak sabar) , dan “rasa kebingungan dalam identitas.” Selain itu internet juga berdampak pada penalaran kritis karena hampir semua informasi telah Tersedia sehingga para remaja menjadi kurang terampil dan cenderung untuk berkosentrasi hanya pada satu hal.

4. Dampak pada perkembangan moral

Banyak kasus di Indonesia tentang kekerasan dan kejahatan seksual pada remaja yang baik pelaku maupun korbannya adalah remaja akibat eksposure terhadap situs-situs internet yang tidak dikontrol oleh orangtua maupun orang dewasa lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan remaja di Indonesia.

5. Deindividualisasi

Deindividualisasi adalah suatu proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di dalam kelompok ataud bisa dikatakan sebagai pikiran kolektif. Deindividuasi (Diener : 1980), yaitu merupakan penggantian identitas pribadi oleh identitas kelompok. Mencakup atas hilangnya tanggung jawab pribadi dan meningkatnya kepekaan atas tindakan kelompok. Internet membawa dampak negatif yaitu Deindividualisasi  pada penggunanya yang membuat mereka menjadi tidak terlalu menyukai kerja sama atau berkelompok dan menjadi pasif dengan dunia luar.

Setiap kemajuan memang memberikan efek positif dan negatif. Sangat baik apabila kita menarik semua sisi positif dari internet. Namun, kita harus ekstra hati-hati dan menghindari efek-efek yang bersifat negatif.
Sekian informasi yang bisa saya tuliskan di blog saya. Masih banyak sekali kekurangan dalam postingan ini. Tetapi walaupun sedikit yang terpenting adalah kita sama-sama mendapat ilmu nya.
Terimakasih.




Referensi: